Ascarya Solution

Macam-macam Metode Analisis Data Kuantitatif

Share This Post

Daftar Isi

Dalam penelitian, metode analisis data kuantitatif merupakan salah satu metode yang sering digunakan. Metode ini adalah tentang menganalisis data berbasis angka menggunakan berbagai teknik statistik.

Maka jelas jika metode penelitian ini mencakup data kategorik dan numerik. Lalu, apakah harus menjadi ahli statistik atau matematika supaya bisa melakukan analisis kuantitatif dengan baik?

Simak pengertian metode analisis data kuantitatif sampai macam-macam metode analisis data kuantitatif dan cara menentukan metode yang akan digunakan.

Pengertian Metode Analisis Data Kuantitatif

Metode analisis data kuantitatif adalah metode komputasi dan statistik yang berfokus pada analisis statistik, matematik atau numerik dari kumpulan data.

Maka dari itu, untuk menggunakan metode ini pada penelitian Anda, pastikan data Anda dapat diukur atau dinumerikkan.

Dalam metode ini penelitian dimulai dari fase statistik deskriptif dan ditindaklanjuti dengan analisis yang lebih spesifik untuk mendapatkan lebih banyak wawasan.

Melalui penelitian kuantitatif, memungkinkan untuk mengumpulkan sampai menganalisis sejumlah besar data.

Jadi, metode analisis data kuantitatif apa saja yang bisa Anda gunakan dalam penelitian?

Macam-macam Metode Analisis Data Kuantitatif

metode analisis data kuantitatif

Secara umum, ada 2 jenis metode analisis data kuantitatif utama yaitu metode deskriptif dan inferensial. Di mana deskriptif digunakan untuk menjelaskan fenomena tertentu dan inferensial untuk membuat prediksi.

Dalam prosesnya, kedua metode tersebut saling berkaitan dan digunakan dalam menyajikan data statistik.

Untuk lebih jelas, berikut penjelasan dari kedua metode teknik analisis data kuantitatif tersebut dan metode lain yang biasa digunakan:

1. Metode Analisis Deskriptif

metode analisis data kuantitatif

Apa yang dimaksud dengan metode deskriptif dalam penelitian kuantitatif?

Metode analisis data kuantitatif deskriptif merupakan metode yang membantu menggambarkan, menunjukkan atau meringkas data dengan cara yang konstruktif.

Metode ini mengacu pada gambaran statistik yang membantu memahami detail data dengan meringkas dan menemukan pola dari sampel data tertentu.

Melalui sampel Anda akan memperoleh angka absolut yang tidak selalu menjelaskan motif atau alasan di balik angka-angka tersebut. Itu sebabnya diperlukan metode inferensial untuk analisa lebih lanjut.

Namun angka bisa digunakan untuk menganalisis variabel tunggal.

Tujuan metode deskriptif adalah untuk menguraikan suatu permasalahan secara jelas, akurat, dan sistematik berdasarkan fakta yang ada di lapangan.

Metode statistik deskriptif ini terdiri dari:

  • Mean, menghitung rata-rata numerik dari sekumpulan nilai.
  • Median, mendapatkan titik tengah dari sekumpulan angka yang tersusun dalam urutan numerik.
  • Frekuensi, menunjukkan berapa kali nilai ditemukan.
  • Mode, metode untuk menemukan nilai yang paling sering muncul dalam kumpulan data.
  • Range, menunjukkan nilai tertinggi dan terendah.
  • Standar Deviasi, menunjukkan sedekat apa semua angka dengan mean.
  • Skewness, menunjukkan kesimetrisan rentang angka dengan mengelompok menjadi bentuk kurva. Bisa berada di tengah grafik, condong ke kiri atau kanan.

Metode deskriptif dapat dibagi menjadi dua metode, yaitu:

  • Metode korelasional.Menguraikan hubungan atau pengaruh antar variabel.
  • Metode komparasi. Membandingkan dua atau lebih variabel yang terlibat dalam penelitian.

2. Metode Analisis Inferensial

metode analisis data kuantitatif

Salah satu jenis metode analisis data kuantitatif yang umum digunakan selain metode deskriptif. Mengacu pada pengujian statistik hipotesis atau pengujian teori.

Metode ini mengubah angka mentah menggunakan nilai numerik dan statistik deskriptif menjadi pengetahuan yang bermakna. Tujuannya untuk membuat prediksi kemungkinan hasil dari data yang dianalisis.

Hasilnya, Anda akan menemukan adanya hubungan antara beberapa variabel untuk pengujian hipotesis yang memprediksi perbedaan atau perubahan. 

Secara umum metode inferensial meliputi:

a. Uji-T

Metode untuk membuat perbandingan rata-rata antara dua kelompok dan mengetahui perbedaan satu sama lain.

b. ANOVA (Analisis Varians)

ANOVA (Analisis of Variance) merupakan analisis statistik atau pengujian untuk mengetahui sejauh mana dua atau lebih kelompok berbeda satu sama lain. Analisis ini termasuk statistik parametrik dan teknik analisis multivariate. 

c. Analisis Regresi

Metode pengolahan dan analisis data kuantitatif untuk menentukan sejauh mana variabel independen tertentu mempengaruhi variabel dependen.

Caranya dengan menentukan variabel dependen yang ada dalam hipotesis dipengaruhi oleh satu atau beberapa variabel independen.

  • Variabel Dependen, faktor utama yang coba dipahami atau diprediksi. Contoh, kepuasan penonton dalam konser.
  • Variabel Independen, faktor yang dihipotesiskan berdampak pada variabel dependen. Contoh, konsep konser, durasi konser, fasilitas, biaya tiket.

Kemudian mengumpulkan data komprehensif melalui survei kepada audiens dengan pertanyaan yang membahas semua variabel independen. 

Untuk selanjutnya akan ditemukan apakah ada hubungan antara dua variabel tersebut atau tidak. Memahami bagaimana harga tiket, fasilitas sampai durasi konser mempengaruhi tingkat kepuasan penonton.

d. Analisis Faktor

Analisis faktor atau analisis multivariat merupakan teknik mereduksi sejumlah besar variabel yang saling berkorelasi menjadi sejumlah kecil faktor.

Tujuannya, menyederhanakan kumpulan data dengan menjadi lebih kecil dan mudah dikelola. Pada akhirnya akan memudahkan Anda menentukan kesimpulan yang lebih akurat dari data statistik.

Dalam prosesnya juga membantu Anda menentukan variabel mana yang cukup berkorelasi dan mana yang berbeda secara signifikan.

Metode untuk melakukan analisis faktor:

  • Analisis komponen utama
  • Menganalisis faktor umum dengan berfokus pada penghitungan korelasi antar variabel.
  • Menggabungkan konsep psikologis dengan korelasi statistik.
  • Metode kuadrat terkecil dengan mengamati perbandingan variabel dengan nilai prediksi.

Analisis ini sering digunakan pada disiplin ilmu sosio-ekonomi dan psikologi.

2. Metode Analisis Diskriminan

Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan cara mengklasifikasikan data berdasarkan pengukuran variabel.

Dengan metode ini Anda akan menemukan apa yang membuat dua atau lebih variabel menjadi berbeda dan apa yang baru dari pengukuran variabel tersebut.

3. Metode Komparatif

Metode analisis atau pengamatan dengan membandingkan beberapa data dalam penelitian. Tujuannya untuk menemukan perbedaan dan persamaan dari data yang dikumpulkan.

Cara Menentukan Metode yang Akan Digunakan

metode analisis data kuantitatif

Lalu, bagaimana cara menentukan metode analisis data kuantitatif supaya sesuai dengan penelitian?

1. Menentukan Jenis Data

Pertama, tentukan jenis data dalam penelitian Anda.

Ada 4 jenis data kuantitatif, yaitu:

  • Nominal (data kategorikal)
  • Ordinal (data kategorikal)
  • Rasio (data numerik)
  • Interval (data numerik)

Jadi, tentukan apa saja bentuk data Anda dalam penelitian tersebut.

2. Pertanyaan dan Hipotesis

Perhatikan pertanyaan yang Anda buat, apakah mengacu pada sebagian kecil populasi atau keseluruhan. Apabila untuk mengetahui keseluruhan populasi, maka Anda membutuhkan dua metode yaitu deskriptif dan inferensial.

Sementara jika untuk mengetahui sebagian kecil atau sampel, maka metode deskriptif saja sudah cukup.

Kesimpulan

Metode analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis data berbasis angka dan mengubah data ke dalam format numerik sehingga mendapatkan wawasan yang bermanfaat.

Dalam prosesnya, secara umum ada 2 metode yang paling sering digunakan dan saling berkaitan, yaitu deskriptif lalu inferensial.

Kemudian ada metode komparatif dan diskriminan untuk mengklasifikasikan serta menemukan perbedaan dan persamaan data dalam penelitian.

Metode mana yang harus digunakan?

Setelah Anda menentukan jenis data yang Anda gunakan, pertanyaan, dan hipotesis dalam penelitian, saatnya memilih metode dan teknik statistik yang tepat.

Dengan demikian maka semakin mudah bagi Anda menentukan mana metode analisis data kuantitatif yang tepat untuk penelitian Anda. Dalam bisnis, metode ini juga bermanfaat untuk membuat keputusan berdasarkan hipotesis di lapangan.

close

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Kami menyediakan berbagai info menarik seputar dunia Jurnal.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

terjemah bahasa mandarin
Terjemah

Terjemah Bahasa Mandarin Berbadan Hukum

Temukan layanan terjemah bahasa mandarin sesuai kebutuhan Anda. Terjemah website, terjemah untuk bisnis, keuangan dan lainnya. Please leave this field empty Oh hi there It’s nice to meet you. Kami menyediakan berbagai info menarik seputar dunia Jurnal. Email Address * We don’t spam! Read our privacy policy for more info. Check your inbox or spam

perbedaan jurnal dan artikel
jurnal

Perbedaan Jurnal dan Artikel | Tabel Perbandingan

Lihat ulasan tentang perbedaan jurnal dan artikel yang dengan mudah dapat Anda pahami melalui tabel perbandingan berikut ini. Mengetahui perbedaan jurnal dan artikel merupakan salah satu kunci agar lolos publikasi jurnal. Perbedaan utama antara artikel dan jurnal adalah bahwa artikel jauh lebih pendek daripada jurnal. Lihat contoh jurnal ilmiah. Saat Anda menulis paper akademis atau

Asistensi Publikasi Jurnal Ilmiah Cepat Mau?

Kontak kami sekarang juga

Translate »
Open chat
Chat Kami
Hi, kami sedang online lho! Ascarya solution siap membantu publikasi Anda